waktudulu.com
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam
No Result
View All Result
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam
waktudulu.com
No Result
View All Result
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam

Pak Ogah dan Kenangan Uang 100 Rupiah

Februari 2, 2026
in Ragam
uang logam seratus rupiah
Share on FacebookShare on Twitter

“Cepek dulu dong…..!” begitu ucapan khas dari Pak Ogah, salah satu tokoh dalam film boneka Si Unyil yang berkepala plontos licin mengkilat ketika ada orang lewat di poskamling tempat tongkrongannya bersama sobatnya Ableh.

Ucapan tersebut begitu ikonik dan tetap lekat sampai sekarang terutama bagi anak-anak yang besar di tahun 80-an. Kala itu film boneka Si Unyil adalah film favorit yang selalu ditunggu-tinggu setiap minggu pagi setelah acara Selamat Pagi Indonesia. Film ini tayang di TVRI sejak tahun 1981. 

Baca Juga

5 Aktivitas Remaja 90-an yang Kini Tinggal Kenangan

Gaya Berpakaian Anak Muda 90-an: Kental Pengaruh Film dan MTV

SKJ: Musik Ikonik dan Gerakan yang Menyatukan Bangsa

Bila kita melihat hari ini, uang cepek alias seratus perak yang selalu diminta Pak Ogah bisa dikatakan tidak punya arti. Jangankan untuk orang dewasa , bagi anak-anakpun rasanya uang sebesar itu tidak cukup untuk sekedar membeli jajanan

Tapi di tahun 80-90an uang 100 rupiah begitu besar nilainya untuk ukuran anak-anak. Cukup untuk bekal sekolah plus uang jajan. Bagi yang jauh sekolahnya bisa naik angkot dengan ongkos hanya 50 rupiah pulang pergi. Sisanya cukup untuk dibelikan es mambo 10 rupiah, limun seharga 25 rupiah dan   beberapa permen seharga 5 rupiah perbiji. Roti selai dan wafer coklat yang termasuk makanan mewah waktu itupun bisa didapatkan hanya seharga 50 rupiah. 

pak ogah si unyil

Bila tidak dipakai jajan, anak-anak jaman itu menggunakan uang tersebut untuk menyewa game watch seharga 50 rupiah sekali main dari abang-abang yang menyewakan mainan elektronik ini secara berkeliling. Atau mencari hiburan lain dengan dibelikan kelereng dan gambar untuk diadu bersama teman-temannya. Bagi anak perempuan mainan boneka kertas adalah pilihan yg menyenangkan untuk dimainkan. Mainan yang bisa gonta ganti baju tersebut bisa didapatkan seharga 50 rupiah saja perlembar. 

Jaman telah berubah, orang tua jaman now setiap harinya harus merogoh saku dalam-dalam. Ribuan sampai puluhan ribu mereka keluarkan tiap hari untuk uang jajan anaknya. Tidak hanya untuk jajan boba, seblak atau yang sejenisnya ditambah juga untuk membeli kuota internet dan voucher game online.

Berbeda dengan  Bocah jaman dulu yang lebih bayak mengisi hari-harinya dengan mainan yang murah meriah atau bahkan gratis berupa permainan yang bersifat DIY (Do It Yourself) atau bikinan sendiri seperti adu bandring, mobil-mobilan dari bambu, senapan pelepah pisang, sumpit, dan masih banyak lagi. Sehingga bagi mereka uang 100 sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka akan jajanan dan kesenangan. 

Kembali lagi ke film Si Unyil, Abdul Hamid pengisi suara tokoh Pak Ogah tersebut telah meninggal pada 28 Desember 2022 yang lalu akibat penyakit komplikasi yang telah lama dideritanya.

Pak Ogah sudah mengisi indahnya masa kecil anak-anak generasi 80-an dan telah mengembalikan ingatan bahwa pernah  ada jaman dimana sekeping uang 100 begitu berharga. 

Artikel Menarik Lainnya

Aktivitas Anak 90-an yang Kini Tinggal Kenangan

5 Aktivitas Remaja 90-an yang Kini Tinggal Kenangan

Februari 2, 2026
gaya anak muda 90an

Gaya Berpakaian Anak Muda 90-an: Kental Pengaruh Film dan MTV

Februari 1, 2026
Senam Kesegaran Jasmani

SKJ: Musik Ikonik dan Gerakan yang Menyatukan Bangsa

Februari 4, 2026
Nostalgia: Pelarian Indah dari Realita

Nostalgia: Pelarian Indah dari Realita

Januari 30, 2026
Next Post
Nagbuburit seru anak 80-an

Ngabuburit Seru Anak 80-an: Dari Ular Tangga sampai Ludo

Discussion about this post

Terbaru

7 Februari 1940 – Film Kedua Disney “Pinocchio” Dirilis

7 Februari 1940 – Film Kedua Disney “Pinocchio” Dirilis

Februari 7, 2026
jumpman michael jordan logo

6 Februari 1988: Lahirnya Logo Ikonik “Jumpman” Michael Jordan

Februari 6, 2026
hari lahir christiano ronaldo

5 Februari 1985: Lahirnya Sang megabintang CR7

Februari 5, 2026
Kisah “Oshin” yang Menguras Air Mata Pemirsa TVRI

Kisah “Oshin” yang Menguras Air Mata Pemirsa TVRI

Februari 4, 2026
peluncuran facebook 1 februari 2004

4 Februari 2004: Lahirnya Raksasa Media Sosial Facebook

Februari 4, 2026
waktudulu.com

Situs Nostalgia Terlengkap: Jelajahi kembali kenangan masa lalu melalui artikel tentang musik retro, tren gaya hidup jadul, ulasan mainan dan barang vintage, hingga peristiwa bersejarah. Tempat seru bagi kamu yang rindu masa lalu. "Satu Klik, Beribu Memori"

Jangan Lewatkan!

Senam Kesegaran Jasmani

SKJ: Musik Ikonik dan Gerakan yang Menyatukan Bangsa

by WaktuDulu
Februari 4, 2026
0

Siapa yang ingat dengan alunan musik synthesizer yang ikonik, instruksi suara yang tegas, dan gerakan "jalan di tempat" yang serempak...

Demam Lagu Jenaka

Demam Lagu Jenaka, Saat Musik Indonesia Tak Hanya Bicara Cinta

by WaktuDulu
Januari 28, 2026
0

Jika kita bicara tentang musik Indonesia tahun 80-an, ingatan kita mungkin langsung tertuju pada lagu-lagu pop melankolis. Namun, di balik...

Manisnya Masa Kecil: 10 Permen Jadul Tahun 80’an

Manisnya Masa Kecil: 10 Permen Jadul Tahun 80’an

by WaktuDulu
Januari 27, 2026
0

Bagi anak-anak yang tumbuh di era 1980-an, kebahagiaan itu sederhana: cukup dengan uang logam 50 perak di tangan dan lari...

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3

© 2026 - waktudulu.com.