waktudulu.com
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam
No Result
View All Result
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam
waktudulu.com
No Result
View All Result
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam

H. Muammar ZA, Sang Maestro Qori Penyejuk Hati

Maret 5, 2026
in Ragam
H. Muammar ZA, Sang Maestro Qori Penyejuk Hati
Share on FacebookShare on Twitter

Jika Anda tumbuh besar di era 80-an atau 90-an, pasti familisr dengan suara merdu yang melantunkan ayat suci Al-Qur’an sebelum azan maghrib, atau di pagi hari melalui radio dan diputar kasetnya di masjid menjelang sholat Jum’at.

Sosok di balik suara yang menyejukkan hati tersebut adalah H. Muammar Zainal Asyikin, atau yang lebih dikenal dengan nama H. Muammar ZA. Beliau adalah seorang Qori (pembaca Al-Qur’an), yang berhasil mempopulerkan seni tilawah hingga ke tingkat internasional.

Baca Juga

Jejak Budaya Belanda dalam Lezatnya Nastar & Kastengel

“Mencekam” tapi Dirindukan, Sejarah Sirine Penanda Imsak Puasa Jaman Dulu

Mengenang KH. Zainudin MZ, Sosok “Dai Sejuta Umat” yang Fenomenal

Sudah berbakat dari kecil

Lahir di Pemalang, Jawa Tengah, pada 14 Juni 1954, Muammar ZA adalah putra ketujuh dari sepuluh bersaudara dari pasangan H. Zainal Asykin dan Hj. Mu’minatul Afifah, yang juga merupakan tokoh agama di desanya

Muammar kecil sudah menunjukkan bakat luar biasa sejak usia dini. Pada usia 7 tahun beliau meraih meraih gelar pertamanya sebagai Juara 1 MTQ Tingkat Anak-Anak di Pemalang pada tahun 1962.

Berlanjut ketika beranjak remaja, Muammar menyabet Juara 1 MTQ Tingkat Remaja Provinsi DIY pada tahun 1967 Saat menempuh pendidikan di Yogyakarta dan menjadi delegasi tetap DIY di ajang nasional selama beberapa tahun.

Puncak kariernya dimulai ketika beliau berhasil menjuarai MTQ Nasional di Banda Aceh 1981 Mewakili DKI Jakarta. Prestasi ini semakin mengukuhkan namanya sebagai qori papan atas Indonesia.

Lalu di tahun yang sama dengan kemenangan nasionalnya, beliau mengharumkan nama bangsa dengan meraih juara pertama di ajang Juara MTQ Internasional yang diadakan di Malaysia.

Khas dengan suara bariton yang stabil, jangkauan nada yang tinggi (high pitch), serta napas yang sangat panjang, beliau menciptakan standar baru dalam seni tilawah di Indonesia. Gaya membacanya yang emosional namun tetap teknis membuatnya dicintai tidak hanya di tanah air, tetapi juga di negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura.

Menyebarkan keindahan bacaan Al-Qur’an lewat kaset

Tahun 80-an adalah era keemasan H. Muammar ZA. Melalui perusahaan rekaman seperti Virgo Ramayana dan Cipta Indah Record , rekaman tilawahnya meledak di pasaran.

Salah satu rekaman paling populer adalah saat beliau berduet dengan H. Chumaidi. Harmonisasi suara mereka dalam melantunkan ayat suci dianggap sebagai salah satu karya seni religi terbaik sepanjang masa.

Kasetnya menjadi best seller dan seringkali dijadikan “backsound” wajib di berbagai masjid, musholla, hingga rumah-rumah warga saat menjelang waktu shalat atau perayaan hari besar Islam.

Sebelum era YouTube dan aplikasi streaming, H. Muammar ZA adalah pionir yang membuktikan bahwa keindahan bacaan Al-Qur’an bisa menjadi media dakwah yang sangat efektif secara masif.

Untuk melanjutkan misi dakwahnya tersebut, beliau mendirikan Pondok Pesantren Ummul Qura di Cipondoh, Tangerang, untuk mencetak generasi penerus yang mampu menjaga kelestarian seni tilawah Al-Qur’an di Indonesia.

Meski kini telah banyak muncul qori-qori muda dengan gaya baru, teknik pernapasan perut dan cengkok khas Muammar ZA tetap menjadi referensi utama di berbagai pesantren. Beliau membuktikan bahwa seni membaca Al-Qur’an adalah perpaduan antara ketaatan pada hukum tajwid dan ekspresi jiwa yang jujur.

Sumber video: YouTube Radin Channel

Artikel Menarik Lainnya

Jejak Budaya Belanda dalam Lezatnya Nastar & Kastengel

Jejak Budaya Belanda dalam Lezatnya Nastar & Kastengel

Maret 17, 2026
“Mencekam” tapi Dirindukan, Sejarah Sirine Penanda Imsak Puasa Jaman Dulu

“Mencekam” tapi Dirindukan, Sejarah Sirine Penanda Imsak Puasa Jaman Dulu

Februari 24, 2026
KH Zainudin MZ

Mengenang KH. Zainudin MZ, Sosok “Dai Sejuta Umat” yang Fenomenal

Februari 18, 2026
Tradisi munggahan

Makna Tersembunyi di Balik Hangatnya Tradisi Munggahan

Februari 17, 2026
Aktivitas Anak 90-an yang Kini Tinggal Kenangan

5 Aktivitas Remaja 90-an yang Kini Tinggal Kenangan

Februari 2, 2026
gaya anak muda 90an

Gaya Berpakaian Anak Muda 90-an: Kental Pengaruh Film dan MTV

Februari 1, 2026
Next Post
6 Maret 1971: Terbitnya Edisi Perdana Majalah Tempo

6 Maret 1971: Terbitnya Edisi Perdana Majalah Tempo

Discussion about this post

Terbaru

Operet Lebaran Papiko

Papiko: Hiburan Malam Lebaran di TVRI yang Melegenda

Maret 20, 2026
Lagu lebaran nostalgia

Dari yang Syahdu Hingga yang Lucu, Ini Deretan Lagu Lebaran Jaman Dulu

Maret 19, 2026
khong guan biskuit legendaris

Jadi Ikon Lebaran di Indonesia, Ini Fakta-fakta Menarik Biskuit Khong Guan

Maret 18, 2026
Jejak Budaya Belanda dalam Lezatnya Nastar & Kastengel

Jejak Budaya Belanda dalam Lezatnya Nastar & Kastengel

Maret 17, 2026
Kartu Lebaran: Romantisme Bermaaf-maafan Jarak Jauh Jaman Dulu

Kartu Lebaran: Romantisme Bermaaf-maafan Jarak Jauh Jaman Dulu

Maret 13, 2026
waktudulu.com

Situs Nostalgia Terlengkap: Jelajahi kembali kenangan masa lalu melalui artikel tentang musik retro, tren gaya hidup jadul, ulasan mainan dan barang vintage, hingga peristiwa bersejarah. Tempat seru bagi kamu yang rindu masa lalu. "Satu Klik, Beribu Memori"

Jangan Lewatkan!

the beatles

1 Februari 1964: Lagu The Beatles Duduki Peringkat 1 Billboard untuk Pertamakalinya

by WaktuDulu
Februari 1, 2026
0

Tepat pada 1 Februari 1964, lagu hit "I Want to Hold Your Hand" milik band legendaris The Beatles berhasil menduduki...

Indomie Miko

Masih Ingat “Miko”? Pelopor Mie Kemasan Cup di Indonesia

by WaktuDulu
Februari 14, 2026
0

Jauh sebelum rak supermarket dipenuhi berbagai merek mie praktis, ada satu nama yang memulai revolusi cara kita makan mie di...

Demam Lagu Jenaka

Demam Lagu Jenaka, Saat Musik Indonesia Tak Hanya Bicara Cinta

by WaktuDulu
Januari 28, 2026
0

Jika kita bicara tentang musik Indonesia tahun 80-an, ingatan kita mungkin langsung tertuju pada lagu-lagu pop melankolis. Namun, di balik...

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3

© 2026 - waktudulu.com.