Sebelum adanya TV Swasta dan platfrom streaming, layar kaca masyarakat Indonesia hanya diwarnai oleh satu stasiun penyiaran televisi yaitu TVRI (Televisi Republik Indonesia).
Dari Asian Games IV hingga Pelopor Teknologi media.
Lahirnya TVRI tak lepas dari momen bersejarah bangsa. Didirikan pada 24 Agustus 1962 dB diresmikan oleh Presiden Soekarno TVRI hadir secara khusus untuk memancarkan siaran langsung perhelatan Asian Games IV di Jakarta.
Siaran perdana berupa upacara pembukaan di Stadion Utama Senayan Jakarta berhasil memukau rakyat Indonesia yang saat itu baru pertama kali mengenal keajaiban gambar bergerak dari jarak jauh.
Sebelum hadirnya TV, TVRI memegang monopoli siaran televisi di Indonesia. TVRI menjadi alat pemersatu bangsa yang menyalurkan informasi resmi pemerintah, mengedukasi masyarakat hingga ke pelosok desa
Pada tahun 1970-an TVRI mencatatkan sejarah saat memancarkan siaran berwarna pertama di Indonesia.
Momen Nostalgia yang Selalu Diingat Pemirsa
Hingga tahun 1989, generasi 70-80-an akan Mengingat TVRI sebagai satu-satunya media hiburan kala itu.
Berbagai acara dan momen yang ditayangkan di TVRI menjadi kenangan tersendiri yang masih diingat hingga sekarang.
Mari kita mengenang kembali saat TVRI hanya satu-satu hiburan kita
Pola Pemancar, Lagu Indonesia Raya dan Lagu Penutup Siaran
Ritual pagi diawali dengan munculnya gambar pola pemancar (test card) diiringi lagu instrumen, sebelum siaran resmi dibuka dengan lagu Indonesia Raya.
Jika siaran diawali dengan lagu kebangsaan, maka pada tengah malam ditutup dengan iringan lagu “Rayuan Pulau Kelapa” yang sampai sekarang masih terngiang-ngiang di telinga karena suara dan iramanya yang khas.
Tambah Wawasan dengan Siaran Berita
Ada 4 tayangan berita yang rutin disiarkan TVRI yaitu Berita Nusantara (pukul 17.00 WIB), Berita Nasional (pukul 19.00 WIB), Dunia dalam Berita (pukul 21.00 WIB) dan Berita Terakhir (pukul 23.00 WIB)
Hari Minggu yang Istimewa
Tidak seperti sekarang, TVRI hanya siaran pagi pada hari Minggu saja. Sehingga tayangan di hari Minggu Menjadi begitu istimewa bagi pemirsa karena lebih dominan acara hiburannya.

Diawali Senam Pagi dan Senam SKJ (Senam Kesegaran Jasmani), lalu dilanjut film boneka Si Unyil, Ria Jenaka dan acara musik Album Minggu Kita.
Irama Apik, Musik yang Asyik
Salah satu acara yang ditunggu-tunggu oleh pemirsa TVRI adalah acara Aneka Ria Safari dan Selekta Pop.
Kedua acara ini menampilkan acara musik dengan format berbeda. Jika Aneka Ria Safari menampilkan penyanyi tampil langsung di panggung, Selekta pop hanya memutar video klip
Dari jenis musik pun berbeda, Aneka Ria Safari menampilkan berbagai jenis musik dari dangdut hingga rock, sedangkan Selekta Pop.sesuai namanya menayangkan video lagu-lagu pop.
Sinetron dan Serial Barat yang selalu ditunggu
Berbagai serial sinetron legendaris sempat mewarnai layar kaca TVRI, dari mulai Serumpun Bambu, Kontak Tani, Rumah Masa Depan, Losmen, dan tentu saja sinetron khusus remaja ACI yang bercerita tentang persahabatan antara Amir, Cici dan Ito.
Selain sinetron lokal, serial Barat juga jadi salah satu tayangan favorit pemirsa. Little House on the Prairie, Highway to Heaven dan Quantum Leap adalah beberapa serial yang selalu dinanti.
Sebagai stasiun televisi pertama di Tanah air, TVRI telah menjadi saksi perjalanan bangsa Indonesia. Berbagai momen sejarah sudah ditampilkan di layar kaca TVRI dan terekam di benak pemirsanya, meninggalkan jutaan kenangan lintas generasi.














Discussion about this post