12 Februari 1947 Christian Dior mengguncang dunia mode pascaperang dengan meluncurkan koleksi debutnya yang kemudian dijuluki sebagai “New Look”.
Di tengah suasana dunia yang masih suram dan tidak menentu, Dior justru menghadirkan kemewahan radikal berupa siluet corolla yang menonjolkan garis pinggang sangat ramping, bahu yang lembut, dan rok lebar yang menghabiskan bermeter-meter kain sutra.
Gaya ini bukan sekadar tren busana, melainkan sebuah pernyataan politik dan sosial yang mengembalikan sisi feminitas serta keanggunan wanita yang sempat hilang selama masa perang.
Meski sempat memicu kontroversi karena dianggap terlalu boros, “New Look” berhasil mengukuhkan kembali posisi Paris sebagai pusat mode dunia.














Discussion about this post