waktudulu.com
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam
No Result
View All Result
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam
waktudulu.com
No Result
View All Result
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam

Sang “Exocet” dari Saparua, Jejak Ellyas Pical Juara Dunia Tinju Pertama Indonesia

Januari 29, 2026
in Jejak Peristiwa
Sang “Exocet” dari Saparua, Jejak Ellyas Pical Juara Dunia Tinju Pertama Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum kita mengenal Chris John atau Daud Yordan, bagi generasi yang hidup di era 1980-an nama Ellyas Pical adalah simbol kebanggaan nasional. Saat itu, jalanan mendadak sepi dan warung-warung kopi penuh sesak setiap kali “The Exocet”, julukan untuk Elly naik ring.

Elly bukan sekadar petinju; ia adalah harapan bangsa yang berhasil membuktikan bahwa anak daerah dari pelosok Maluku bisa mengguncang dunia.

Baca Juga

Gunung Galunggung Meletus, Jejak Kelam Bencana di Tasikmalaya

Arie Hanggara, Tragedi Pilu yang Mengubah Hukum Perlindungan Anak di Indonesia

Dari Pencari Mutiara Menjadi Penguasa Ring

Lahir di Ullath, Saparua, Maluku Tengah pada 24 Maret 1960, masa kecil Elly jauh dari kemewahan. Ia adalah seorang penyelam alami yang mencari mutiara di dasar laut tanpa alat bantu.

Ketertarikannya pada tinju muncul saat ia sering menonton aksi Muhammad Ali di TVRI. Meski sempat dilarang orang tuanya, Elly berlatih sembunyi-sembunyi hingga akhirnya bakatnya ditemukan dan ia mulai merintis karier di jalur amatir sebelum terjun ke profesional pada tahun 1983.

Momen Bersejarah di Istora Senayan

Puncak karier Ellyas Pical terjadi pada 3 Mei 1985. Di hadapan sekitar 12.000 pendukung fanatik di Istora Senayan, Jakarta, Ellyas menghadapi juara bertahan asal Korea Selatan, Chun Ju-do.

Dengan pukulan hook dan uppercut kiri yang mematikan, Ellyas berhasil merobohkan Chun Ju-do di ronde ke-8. Kemenangan ini menobatkan Ellyas Pical sebagai Juara Dunia IBF kelas Bantam Yunior, sekaligus menjadikannya orang Indonesia pertama yang merengkuh gelar juara dunia tinju profesional.

Media menjuluki Ellyas dengan sebutan “The Exocet”. Nama ini diambil dari rudal buatan Prancis yang terkenal sangat cepat dan akurat saat Perang Malvinas.

Julukan ini sangat tepat menggambarkan kecepatan dan daya ledak pukulan tangan kiri Ellyas yang sering kali membuat lawan tersungkur sebelum pertandingan berakhir.

Pada 25 Agustus 1985 ia berhasil mempertahankan gelarnya setelah mengalahkan petinju Australia, Wayne Mulholland. Namun pada laga selanjutnya iya dikalahkan petinju Republik Dominika, Cesar Polanco di Jakarta.

Namun Pical mampu bangkit dan membalas kekalahannya atas Polanco dengan balik memukul KO Polanco pada pertandingan kedua di Jakarta, pada 5 Juli 1986.

Sempat mempertahankan gelar melawan petinju Korea Selatan Dong-chun Lee, langkah Pical terhenti setelah menyerah dari petinju Thailand, Khaosai Galaxy di ronde 14, pada tahun 1987

Sempat Depresi dan Bangkit Lagi!

ellyas pical vs khaosai galaxy

Kekalahan dari Galaxy membuat Pical depresi dan enggan kembali naik ke atas ring. Namun perlahan-lahan Elly mampu bangkit, mimpinya sudah membawanya terlalu jauh. Melangkah maju adalah satu-satunya jalan bagi dirinya.

Oktober 1987, Elly kembali ke Senayan. Ia menantang sang juara bertahan IBF kelas bantam yunior dari Korea Selatan, Tae-ill Chang. Setelah pertarungan panjang 15 ronde, Elly dinyatakan menang melalui keputusan angka tidak bulat (split decision).

Gelar Direbut, Perlahan Menyingkir

Gelar tersebut bertahan selama 2 tahun sebelum Elly harus mengakui keunggulan petinju Kolombia, Juan Polo Perez dalam laga yang digelar di Virginia, Amerika Serikat pada tahun 1989.

Setelah gelarnya direbut, Elly sempat bertanding tinju non gelar sebanyak tiga kali. Akhirnya ayah dari Lorinly dan Matthew Pical ini pun sedikit demi sedikit menyingkir dari ring tinju.

Artikel Menarik Lainnya

gunung galunggung meletus

Gunung Galunggung Meletus, Jejak Kelam Bencana di Tasikmalaya

Februari 5, 2026
Arie Hanggara, Tragedi Pilu yang Mengubah Hukum Perlindungan Anak di Indonesia

Arie Hanggara, Tragedi Pilu yang Mengubah Hukum Perlindungan Anak di Indonesia

Januari 30, 2026
Next Post
Nostalgia Keluarga Budi dalam Buku Bahasa Indonesia SD 80-an

Nostalgia Keluarga Budi dalam Buku Bahasa Indonesia SD 80-an

Discussion about this post

Terbaru

7 Februari 1940 – Film Kedua Disney “Pinocchio” Dirilis

7 Februari 1940 – Film Kedua Disney “Pinocchio” Dirilis

Februari 7, 2026
jumpman michael jordan logo

6 Februari 1988: Lahirnya Logo Ikonik “Jumpman” Michael Jordan

Februari 6, 2026
hari lahir christiano ronaldo

5 Februari 1985: Lahirnya Sang megabintang CR7

Februari 5, 2026
Kisah “Oshin” yang Menguras Air Mata Pemirsa TVRI

Kisah “Oshin” yang Menguras Air Mata Pemirsa TVRI

Februari 4, 2026
peluncuran facebook 1 februari 2004

4 Februari 2004: Lahirnya Raksasa Media Sosial Facebook

Februari 4, 2026
waktudulu.com

Situs Nostalgia Terlengkap: Jelajahi kembali kenangan masa lalu melalui artikel tentang musik retro, tren gaya hidup jadul, ulasan mainan dan barang vintage, hingga peristiwa bersejarah. Tempat seru bagi kamu yang rindu masa lalu. "Satu Klik, Beribu Memori"

Jangan Lewatkan!

5 Channel Youtube Nostalgia yang Membawa Kita “Kembali” ke Masa Lalu

5 Channel Youtube Nostalgia yang Membawa Kita “Kembali” ke Masa Lalu

by WaktuDulu
Februari 3, 2026
0

Pernahkah Sobat Jadul tiba-tiba merindukan suasana kehidupan zaman dulu, suara jingle iklan sabun tahun 80-an, atau sekadar ingin melihat kembali...

hari lahir christiano ronaldo

5 Februari 1985: Lahirnya Sang megabintang CR7

by WaktuDulu
Februari 5, 2026
0

Lahir di Funchal, Madeira, Portugal, Chritiano Ronaldo adalah simbol nyata dari dedikasi tanpa batas yang bermula dari jalanan hingga menjadi...

gaya anak muda 90an

Gaya Berpakaian Anak Muda 90-an: Kental Pengaruh Film dan MTV

by WaktuDulu
Februari 1, 2026
0

Jika kita berbicara tentang era 90-an, ingatan kita pasti tidak jauh dari serial Lupus, film Ada Apa Dengan Cinta? (meski...

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3

© 2026 - waktudulu.com.