Bagi anak-anak yang tumbuh di era 1980-an, kebahagiaan itu sederhana: cukup dengan uang logam 50 perak di tangan dan lari ke warung terdekat. Sebelum ada camilan impor kekinian, deretan Permen Jadul inilah yang membuat hari-hari kita terasa manis.
Mari kita putar waktu kembali dan mengintip memori tentang permen-permen legendaris yang rasa manisnya tak tergantikan!
1. Sugus, Si Kotak Kenyal Legendaris

Ngomongi permen jadul, Sugus tentulah yang langsung terlintas dalam ingatan. Siapa yang tidak ingat bungkus kertasnya yang khas? Sugus adalah rajanya permen kunyah (chewy candy). Bentuknya yang kotak hadir dengan varian rasa buah seperti jeruk, stroberi, nanas, dan anggur, Sugus selalu jadi primadona karena teksturnya yang empuk dan rasa buahnya yang sangat kuat.
Selain rasanya, jingle iklan Sugus yang kerap kali terdengar di iklan radio dan TV begitu memorable: “….Permen gula Sugus, lezat rasanya. Digemari oleh tua dan muda…”
2. Pindy Twist, Kemasan Unik Bergambar Beruang

Jika permen lain dibungkus dengan plastik yang dipelintir di kedua ujungnya, permen yang satu ini dipelintir hanya di salah satu ujungnya. Inilah yang membuat Pindi Twist terlihat unik dengan ciri khas gambar beruang di bungkusnya. Pindy Twist adalah favorit bagi mereka yang suka perpaduan rasa unik. Ada yang rasa buah-buahan segar, hingga panduan rasa coklat dan susu.
3. Butternut Collins: Manis Gurih Tiada Dua

Jika Anda pecinta rasa kacang, Butternut Collins adalah juaranya. Permen keras ini memiliki lapisan luar rasa karamel manis dengan isian remah kacang gurih di dalamnya. Sekali gigit, perpaduan manis-gurihnya langsung meledak di mulut!
4. Benson: Kesegaran Mentol yang Unik

Benson sering dianggap sebagai permen “aspal” karena warnanya yang hitam pekat dan teksturnya yang lengket. Namun, anak-anak 80-an tetap menyukainya karena sensasi rasanya yang unik beda dari permen lainnya.
5. Permen Yosan, Misteri Huruf “N” yang Legendaris

Siapa yang tidak kenal permen karet Yosan? Permen ini bukan cuma soal rasanya yang manis, tapi soal ambisi mengumpulkan huruf Y-O-S-A-N di balik bungkusnya demi mendapatkan hadiah.
Huruf “N” adalah misteri terbesar abad itu. Banyak yang bilang huruf “N” sengaja dibuat sangat langka hingga jadi mitos urban di kalangan anak SD.
6. Pop Rocks: Pesta “Kembang Api” di Mulut

Ini adalah permen paling futuristik di zamannya. Pop Rocks atau permen “pletek-pletek” memberikan sensasi unik berupa ledakan-ledakan kecil saat terkena air liur. Suara gemeretak di dalam mulut selalu sukses bikin kita tertawa bareng teman sebaya.
7. Chelsea: Permen Elegan dengan Kotak yang Mewah

Dikenal dengan bungkus kotak hitam yang elegan, Chelsea menawarkan rasa butterscotch dan cokelat yang sangat creamy. Rasanya lebih “berat” dan premium dibandingkan permen lainnya, membuat kita merasa seperti anak bangsawan saat mengulumnya.
8. Cocorico, Pemen Keras dengan Sensasi Rasa Kopi

Anak-anak belum biasa nyeruput kopi, tapi lewat Coorico kita bisa merasakan nikmatnya rasa kopi. Selain rasa kopi yang ikonik, permen berbentuk kotak dengan kemasan kertasa ini tersedia dalam rasa buah seperti jeruk dan strawberry.
9. Tic Tac, Si Kecil yang Berisik

Permen berbentuk kapsul dengan rasa mint ini sudah menjadi idola di era 80-an. Wadah plastiknya yang khas bisa dijadikan mainan musik setelah isinya habis. Suara krecek-krecek di saku celana adalah penanda bahwa kita punya stok kesegaran yang melimpah.
10. Chiclets, Permen Karet Berlapis Gula yang Crunchy

Satu lagi permen yang memiliki kenangan masi waktu kecil adalah Chiclets, Permen karet dengan kemasan kotak kuning cerah ini punya bentuk yang sangat khas: kotak kecil putih dengan lapisan gula (candy-coated) yang keras dan mengkilap.
Sensasi memakan Chiclets adalah tentang tekstur. Ada kepuasan tersendiri saat gigi kita memecah lapisan gula luarnya yang renyah (crunchy) sebelum sampai ke bagian permen karet yang kenyal di dalamnya.
Beberapa merk seperti Sugus dan Tic Tac masih eksis di minimarket modern. Namun, untuk permen seperti Yosan atau Butter Collins, kamu mungkin harus mencarinya di marketplace atau toko snack tradisional yang khusus memjual jajanan nostalgia.
Bukan sekadar rasa manisnya, permen-permen kesukaan kita dulu itu membawa memori tentang masa kecil yang penuh kegembiraan. Kegembiraan saat tukar-menukar bungkus permen atau bagi-bagi permen ke teman sepermainan atau ketika membeli permen dari menyisihkan uang kembalian beli telur di warung.












Discussion about this post