waktudulu.com
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam
No Result
View All Result
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam
waktudulu.com
No Result
View All Result
  • Kaset Kusut
  • Kotak Mainan
  • Layar Jadul
  • Kertas Tua
  • Barang Kenangan
  • Jejak Peristiwa
  • Ragam

Huruf “N” di Bungkus Permen Karet YOSAN, Mitos atau Fakta?

Februari 3, 2026
in Barang Kenangan
permen karet yosan
Share on FacebookShare on Twitter

Bagi anak-anak yang tumbuh di era 90-an, Permen Karet Yosan bukan sekadar jajanan manis. Ia adalah tiket menuju petualangan mencari “harta karun”. Misi utamanya sederhana: Mengumpulkan huruf-huruf Y-O-S-A-N yang tersembunyi di balik bungkusnya untuk mendapatkan hadiah sepeda atau tas sekolah.

Namun misi sederhana tersebut mulai terasa rumit dan membuat putus asa ketika salah satu huruf dari lima huruf yang harus dikumpulkan tidak pernah didapatkan.

Baca Juga

Manisnya Masa Kecil: 10 Permen Jadul Tahun 80’an

Mengenal Bernadus Prasodjo, Seniman di Balik Gambar Legendaris Pada Kaleng Khong Guan

Huruf yang dimaksud adalah huruf “N”. Ini adalah misteri yang menghantui masa kecil kita selama puluhan tahun: Ke mana perginya huruf N? Apakah huruf N itu benar-benar ada, atau hanya taktik marketing belaka? Mari kita bongkar faktanya!

Perburuan Huruf N: Misteri Terbesar Generasi 90-an

Hampir setiap anak zaman dulu pasti punya tumpukan huruf Y, O, S, dan A. Bungkus permen karet dengan huruf tersebut seringkali berakhir menjadi koleksi yang berdebu dan tersimpan lama di laci karena satu huruf terakhir—N—tak kunjung ditemukan!

Saking langkanya, muncul berbagai teori konspirasi di kalangan bocah SD kala itu: mesin pencetak huruf N sedang rusak di pabrik, huruf N hanya dicetak satu buah untuk seluruh Indonesia atau huruf N sengaja tidak diciptakan agar anak-anak terus membeli permennya tanpa perlu memberi hadiah dan teori-teori liar lainnya.

Antara Mitos atau Fakta, Apakah Ada yang Pernah Menemukannya?

Setelah bertahun-tahun dianggap sebagai mitos atau hoax belaka, kebenaran mulai terungkap di era digital. Beberapa tahun terakhir, beberapa orang muncul ke publik dan membuktikan bahwa mereka benar-benar menemukan huruf N.

Salah satu yang paling viral adalah seorang pria bernama Dendy asal Jakarta Selatan yang pada tahun 2019 berhasil mengumpulkan huruf Y-O-S-A-N lengkap dan mendapatkan hadiah sepeda dari PT. Mustika Manis Utama produsen permen karet Yosan.

bungkus permen karet yosan
Sumber foto: Kumparan

Seperti dikutip dari Kumparan, penemuan huruf N di bungkus permen karet Yosan ini berawal pada saat ia menemukan iklan permen karet yang sudah sejak SMP tidak ia konsumsi di sebuah platform toko online. Dia membeli dua bungkus yang berisi 60 butir permen.

Lalu Dendy mengirimkannya ke alamat yang tertera di bungkus permen tersebut. Setelah menunggu, kemudian pihak Yosan menghubungi lewat telepon dan menjanjikan akan memproses hadiahnya paling lambat 2 minggu setelahnya. Betul saja. Sebuah sepeda BMX warna biru dikirim ke rumah Dendy.

dendi pemenang sayembara permen karet yosan
Sumber foto: Kumparan

Pihak perusahaan pun mengonfirmasi bahwa mereka memang mencetak huruf N, namun jumlahnya sangat terbatas setiap tahunnya untuk menjaga eksklusivitas pemenang hadiah. Jadi, ini bukan sekadar taktik palsu, melainkan strategi kelangkaan yang sangat cerdas.

Secara ilmu pemasaran, Yosan berhasil Membangun 3 hal penting yang membuat produk ini memorable yaitu: Loyalitas (Anak-anak akan terus membeli merek yang sama demi rasa penasaran), Word of Mouth (Kelangkaan huruf N menjadi bahan obrolan dari mulut ke mulut, menjadikannya iklan gratis yang bertahan selama puluhan tahun) dan Emotional Branding (Kenangan mencari huruf N menciptakan ikatan emosional yang kuat bagi mereka yang kini sudah dewasa)

Misteri huruf N pada permen Yosan adalah bukti bahwa kebahagiaan anak 90-an terkadang sesederhana harapan di balik bungkus permen karet. Meskipun sekarang kita bisa membeli sepeda sendiri tanpa perlu mengunyah ratusan permen karet, rasa penasaran itu tetap menjadi bagian indah dari sejarah masa kecil kita. (WD)

Artikel Menarik Lainnya

Manisnya Masa Kecil: 10 Permen Jadul Tahun 80’an

Manisnya Masa Kecil: 10 Permen Jadul Tahun 80’an

Januari 27, 2026
kaleng khong guan legend

Mengenal Bernadus Prasodjo, Seniman di Balik Gambar Legendaris Pada Kaleng Khong Guan

Januari 21, 2026
Next Post
peluncuran facebook 1 februari 2004

4 Februari 2004: Lahirnya Raksasa Media Sosial Facebook

Discussion about this post

Terbaru

7 Februari 1940 – Film Kedua Disney “Pinocchio” Dirilis

7 Februari 1940 – Film Kedua Disney “Pinocchio” Dirilis

Februari 7, 2026
jumpman michael jordan logo

6 Februari 1988: Lahirnya Logo Ikonik “Jumpman” Michael Jordan

Februari 6, 2026
hari lahir christiano ronaldo

5 Februari 1985: Lahirnya Sang megabintang CR7

Februari 5, 2026
Kisah “Oshin” yang Menguras Air Mata Pemirsa TVRI

Kisah “Oshin” yang Menguras Air Mata Pemirsa TVRI

Februari 4, 2026
peluncuran facebook 1 februari 2004

4 Februari 2004: Lahirnya Raksasa Media Sosial Facebook

Februari 4, 2026
waktudulu.com

Situs Nostalgia Terlengkap: Jelajahi kembali kenangan masa lalu melalui artikel tentang musik retro, tren gaya hidup jadul, ulasan mainan dan barang vintage, hingga peristiwa bersejarah. Tempat seru bagi kamu yang rindu masa lalu. "Satu Klik, Beribu Memori"

Jangan Lewatkan!

peluncuran apollo 14

31 Januari 1971: Apollo 13 Diluncurkan ke Bulan

by WaktuDulu
Januari 31, 2026
0

Diluncurkan pada 31 Januari 1971, Apollo 14 menjadi misi "kebangkitan" yang krusial bagi NASA setelah kegagalan dramatis Apollo 13, membuktikan...

Demam Lagu Jenaka

Demam Lagu Jenaka, Saat Musik Indonesia Tak Hanya Bicara Cinta

by WaktuDulu
Januari 28, 2026
0

Jika kita bicara tentang musik Indonesia tahun 80-an, ingatan kita mungkin langsung tertuju pada lagu-lagu pop melankolis. Namun, di balik...

the beatles

1 Februari 1964: Lagu The Beatles Duduki Peringkat 1 Billboard untuk Pertamakalinya

by WaktuDulu
Februari 1, 2026
0

Tepat pada 1 Februari 1964, lagu hit "I Want to Hold Your Hand" milik band legendaris The Beatles berhasil menduduki...

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3

© 2026 - waktudulu.com.