Disemprot Lesti Kejora Usai Ngonten Soal KDRT, Selebgram Novi Atazen Minta Maaf tapi Malah Dijulidin

Lesti Kejora sangat emosi ketika seorang kreator konten secara diam-diam memvideokan dirinya dan Rizky Billar kala tanpa sengaja berjumpa di Thailand.

Namun yang lebih membuat geram, selebgram asal Palembang bernama Novi Atazen itu rupanya sempat menyindir masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menjerat Lesti dan Billar beberapa waktu lalu.

Bahkan saking emosinya, Lesti sampai melabrak Novi melalui Instagram Story-nya. “Buk ibu kan lagi liburan. Bok ya seneng-seneng aja, ngoten-ngonten aja,” ujar Lesti, dikutip pada Sabtu (29/7/2023).

Jangan ngonten, video ini orang tanpa izin sambil di kata-kata in. Ada adab kah itu? Saya rasa harusnya ibu jauh lebih paham dan tau dong adab yang baik itu seperti apa?” sambungnya.

Baca Juga:Pernah Kena Kasus KDRT, Lesti Kejora Doakan Baby L: Wajah Aja Mirip Bapaknya, Karakternya Jangan

Lesti bahkan mendesak Novi, yang sudah mengunci akun Instagram-nya, untuk segera meminta maaf dalam kurun waktu 1×24 jam.

Beruntung teguran itu sampai dengan baik kepada pihak Novi yang kini sudah mengunggah permintaan maafnya. Dilihat di akun TikTok @rohimatsanjayaa, Novi memohon maaf atas konten Instagram Story yang dibuatnya.

“Mungkin telah menyinggung atau menyakiti hati Mbak Lesti. Saya sebagai manusia biasa yang penuh dengan khilaf dan dosa, saya dengan tulus meminta maaf kepada Lesti,” ungkap Novi.

Bukan hanya itu, Novi juga menegaskan dirinya tidak pernah membenci Lesti, seolah menekankan bila konten yang dibuatnya semata karena kekhilafannya.

“Semoga dengan kejadian ini bisa membuat saya jadi manusia yang lebih baik lagi, dan secara pribadi saya tidak pernah membenci Mbak Lesti,” pungkasnya.

Baca Juga:Sambil Bawa-bawa Nama Lesti Kejora, Dewi Perssik Ngamuk Dibilang Mucikari

Namun permohonan maaf Novi Atazen ini membuatnya semakin dibanjiri komentar nyinyir. Bahkan Novi dicurigai membaca teks belaka alih-alih serius meminta maaf atas kesalahannya.

Kalau SUDAH mengeluarkan kata-kata di sosial media bukan khilaf buk…” komentar warganet.

Mata menandakan gak menyesal seperti membaca tulisan,” tulis warganet.

Ternyata atuuut juga yaa,” ledek warganet lain.

Ya Allah kenapa ada kata MUNGKIN sih. kenapa kalau minta maaf ya maaf aja jangan ada kata mungkin,” timpal yang lainnya.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *