Darurat Digilas Rusia, Stok Senjata NATO Menciut Gara-gara Dikirim Buat Ukraina

Senin, 17 Juli 2023 – 06:30 WIB

VIVA – Dukungan senjata Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk Ukraina, ternyata menimbulkan dampak buruk dan justru bisa jadi ancaman bagi aliansi.

Baca Juga :

Menhan Rusia Tiba di Korut, Disambut Spanduk Selamat Datang

Bak bumerang yang bisa menyerang balik tuannya, Amerika dan sekutunya terancam digilas Rusia karena stok senjata terus menipis. 

Kiriman senjata senilai miliaran Dolar tak henti-hentinya digelontorkan Amerika, Inggris, Jerman, Prancis dan anggota NATO lainnya demi menghentikan invasi militer Rusia. 

Baca Juga :

Tiga Kolonel Pejabat Penting TNI di Kodam Aceh Diganti

Sayang, upaya itu belum membuahkan hasil signifikan. Malahan di sisi lain, pasukan Vladimir Putin terus melanjutkan agresinya yang sudah hampir 15 bulan.

VIVA Militer: Senjata kiriman Amerika Serikat (AS) di Ukraina

Baca Juga :

Haru Isi Pesan Terakhir Letkol Dedi Sebelum Tinggalkan Markas Raider 715, Prajurit TNI Menangis

Amerika dan sekutunya didesak untuk mengontrol suplai senjata ke Ukraina, dan mencari solusi agar NATO tak kehabisan persediaan senjata.

Sebab saat ini, meski tak dijelaskan secara rinci jumlah stok senjata NATO terus menipis. Hal ini diutarakan oleh Komandan Komando Angkatan Udara AS (US Air Force) untuk Eropa dan Afrika, Jenderal James Hecker.

Halaman Selanjutnya

“Timbunan senjata Amerika Serikat dan sekutunya di Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) menjadi sedikit berbahaya,  tanpa solusi jangka pendek,” ujar Hecker dikutip VIVA Militer dari The Epoch Times.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *