Benarkah Bandung Sampai Macet Total karena Warganya Sambut Anies Baswedan?

Informasi salah tentang kemacetan kali ini akibat antusiasme warga terhadap capres di kontestasi Pemilu 2024.

Terjadi disinformasi berita tentang ribuan orang menyambut Anies Baswedan di Bandung sehingga terjadi kemacetan total.

Kabar ini salah satunya dibagikan lewat kanal YouTube oleh akun bernama POLITIK INDONESIA dalam bentuk video dengan judul “RIBUAN ORANG SAMBUT ANIES BASWEDAN DI BANDUNG” INI BARU MANT4P !!! L4UT4N M4NU51A DI B4NDUN9 ANTU51AS SAMBUT AN1E5 || TERKINI”.

Foto thumbnail adalah Anies Baswedan berdiri di atas sebuah kendaraan jenis SUV dan memberikan tangan untuk bersalaman dengan massa. Diiringi tulisan “Rezim panik total !!! B4NDUN9 MACET TOT4L TERI4KAN AN1ES PRE51DEN BERGEMA SEPANJANG JALAN”.

Benarkah video berita Bandung macet total karena semua terpikat Anies Baswedan?

CEK FAKTA

Tidak ada peristiwa kemacetan di Bandung karena kedatangan Anies Baswedan, sehingga berita ini adalah salah atau tidak benar.

PENJELASAN

Turnbackhoax.id mengadakan penelusuran dan hasilnya adalah sebagai berikut:

* Foto thumbnail menampilkan sosok Anies Baswedan sedang bertemu dengan warga dinarasikan berada di Bandung.
Fakta: identik dengan foto yang ada artikel kbanews.com berjudul “Sambut Kedatangan Anies Baswedan, Relawan Siap Anies-kan Tasikmalaya dan Ciamis Jawa Barat”.

* Video hanya berisi potongan video dan gambar dari peristiwa yang berbeda-beda yang digabung menjadi satu.

* Salah satu klip di awal video yang menampilkan sosok Anies Baswedan berada di tengah kerumunan identik dengan milik kanal YouTube CNN Indonesia berjudul “Safari Politik Perdana Anies Baswedan, Disambut Ribuan Warga Medan”.

* Narator dalam video hanya membacakan artikel dari kbanews.com berjudul “Berawal dari Bandung, Anies Baswedan Merangkul Anak Muda Menyongsong Perubahan”.

Setelah disimak, video berjudul “RIBUAN ORANG SAMBUT ANIES BASWEDAN DI BANDUNG” INI BARU MANT4P !!! L4UT4N M4NU51A DI B4NDUN9 ANTU51AS SAMBUT AN1E5 || TERKINI” masuk kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *