Berawal dari sebuah kamar asrama sempit di Universitas Harvard pada 1 Februari 2004, Facebook (yang saat itu masih bernama “TheFacebook”) diluncurkan oleh Mark Zuckerberg sebagai direktori digital sederhana untuk menghubungkan para mahasiswa.
Tak ada yang menyangka bahwa barisan kode yang awalnya hanya ditujukan bagi kalangan kampus tersebut akan meledak menjadi fenomena global yang meruntuhkan sekat-sekat geografis dan mengubah cara miliaran manusia berinteraksi, berbagi informasi, hingga berbisnis.
Peluncuran ini bukan sekadar kelahiran sebuah situs web, melainkan titik awal revolusi media sosial yang secara permanen mendefinisikan ulang privasi, opini publik, dan lanskap komunikasi digital di abad ke-21.













Discussion about this post