Pada 6 Februari 1988, dunia bola basket menyaksikan momen paling ikonik dalam sejarah NBA saat Michael Jordan (Chicago Bulls) melayang di udara dalam kontes Slam Dunk di Chicago Stadium.

Menghadapi persaingan sengit dengan Dominique Wilkins (Atlanta Hawks), pebasket bernomor punggung 23 ini berlari dari ujung lapangan, melompat tepat dari garis lemparan bebas (free-throw line), dan seolah menentang gravitasi dengan terbang di angkasa sebelum menghujamkan bola dengan satu tangan ke dalam ring.
Aksi legendaris yang membuahkan skor sempurna 50 ini tidak hanya mengukuhkan Jordan sebagai juara, tetapi juga melahirkan logo “Jumpman” yang ikonik dan mengubah wajah budaya olahraga serta sneakers dunia selamanya.












Discussion about this post